Sampai Nanti

Kuingin selalu dengannya
Kemana saja berdua
Seakan tiada terpisahkan
Tapi tak mungkin saat ini
Sekarang masih banyak mimpi
Dan keinginan yang belum tercapai
Biarlah rasa rindu ini Ku tunda tuk selamanya
Tak pernah kuragu padanya
Atau curiga dia khianati aku
Kusangat percaya padanya
Seperti juga aku percaya Tuhan itu ada
Pulanglah dulu ke rumahmu
Bagi waktumu untuk yang lain
Kuingin kau hanya untukku
Tapi tak mungkin saat ini
"Sampai nanti sampai kita bertemu lagi"

I've Lost

You know... You know...
What do you know?!
Who's joking with you?
I'm serious, absolutely serious!
What we've been through for so many years...
Through life and death... Did you know?
I can't live without her, and I think she can't live without me, did you know... Did you know...
I'm sorry, perhaps you didn't know. I'm useless...
I didn't treasure my most beloved woman, I'm useless...
I couldn't even tell her that I love her...
She's will going to marry another man and I can't do nothing about it...
I've lost...
What else can I do ?

Why ?

Setiap orang pasti mempunyai mimpi, begitu juga dengaku. Dulu aku menganggap mimpi cuma bermimpi hanya sekedar pelampias angan-angan. Terluka oleh tajamnya kerikil kehidupan, aku menepi dan bermimpi tentang banyak dunia, yang selalu aku adalah raja di dalamnya. Banyak hal harus dilakukan. Ada hal besar yang baru saja gagal. Ada kesedihan, ada kekecewaan. Padahal, dunia nyata inipun tidak benar-benar nyata. Cuma sekedar senda gurau saja karena itulah, yang nyata adalah nyata. Yang benar adalah benar. Berapa kali pun aku mencoba menipu diriku sendiri, akalku selalu memberikan peringatan selanjutnya hati kecilku yang kemudian bermain. Hari demi hari ku lalui memaksa diri ini untuk menerima semua yang tersimpul benar. Rasanya seperti luka menganga, dijahit tanpa bius. Pedih ketika menerima hal yang menyakitkan. Namun, mengapa menipu diri sendiri? Hari demi hari, ku jalani dengan heran demi heran, orang lain seringkali menolak sesuatu yang tampak jelas. Aku meyakinkan diriku sendiri untuk membantah mereka agar mereka membantahku juga dan mengatakan alasannya. "Bagaimana mungkin mereka semua menganggap hal ini benar? Apakah mata saya yang tertutup? Tell me with an argument! Bantah aku, karena aku berharap kaulah yang benar dan akulah yang salah."

Nothing At All

Ketika kita memberi banyak HARAPAN kepada seseorang, setelah dia mulai MENYAYANGI kita, hendaklah kita MENJAGA hatinya. Janganlah sesekali kita meninggalkannya begitu saja karena dia akan TERLUKA oleh kenangan saat bersama kita dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingat kita.

Ketika kita memiliki seseorang, TERIMALAH dia seadanya, janganlah terlalu mengaguminya dan jangan menganggapnya begitu istimewa, anggaplah dia manusia biasa. Apabila suatu saat dia melakukan KESALAHAN, tidak akan mudah bagi kita untuk menerimanya sehingga akhirnya kita KECEWA dan meninggalkannya.

Dan apabila jika kita telah bertemu dengan seorang yang MENYAYANGI dan MENCINTAI kita apa adanya jangan coba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain karena itu akan membuat kita lupa akan dia dan kelak kita akan KEHILANGANNYA. Apabila dia menjadi milik orang lain maka kita juga yang akan MENYESAL.

NB: Special To My Sister Maya (BBY)

thanks for everythings

Semua ini memang sudah cukup menguras tenaga dan waktuku...
Aku lupa hari, lupa tanggal, lupa pekerjaan, lupa janji...
Dan lupa akan segalanya...

Mungkin saatnya aku pergi...

Selama ini, aku merasa jauh dari Tuhanku...
Waktuku aku persembahkan semuanya untuk semua kegiatan yang tidak jelas ini...
Sekarang tiba saatnya aku membuka mataku...
Memenuhi semua janji-janjiku yang telah terkapar...
Buku-bukuku yang terlantar...
Amanah keluargaku yang terlupa...
Serta AMANAH TUHAN yang terabaikan...

Mungkin saatnya aku pergi...
Aku merindukan kedamaian...
Aku akan kembali nanti...
entah kapan...
yang penting sekarang aku mau istirahat...